This picture is taken from Holland America Lines, Inc.Website ini dirancang sebagai media komunikasi bagi mereka yang pernah bekerja di kapal pesiar, atau bagi mereka yang belum, tapi sangat ingin membutuhkan informasi seputar kapal pesiar.
TIPS KERJA
ALAMAT AGEN
SUKA DUKA
JALAN-JALAN
ALUMNI HAL
CHATTING BOX ngoceh sepuasnya...
 One pose in Vancouver, CanadaHartono [click Hartono for detail CV]
FREQUENTLY ASKED QUESTIONS
Persyaratan kerja di kapal pesiar Memiliki latar belakang pendidikan di bidang pariwisata & perhotelan.
Memiliki pengalaman di bidang pariwisata & perhotelan. (Pengalaman di hotel bintang 4 - 5 minimal 2 th. Hotel bintang 4 ke bawah minimal 3 th. Pernah mengikuti on the job training di hotel bintang 4 - 5, minimal 6 bl)
Mampu berbahasa Inggris secara lisan/ tulis.
Berpenampilan rapi dan ramah
Dokumen yang harus dimiliki
Paspor yang masih berlaku
Buku pelaut yang dikeluarkan oleh KPI (Kesatuan Pelaut Indonesia)
Buku kuning atau international certificate of vaccination yang dikeluarkan oleh Depkes & WHO (kartu bebas penyakit menular).
Medical records (buku catatan kesehatan)
Dokumen kontrak kerja individual dengan perusahaan pengerah tenaga kerja.
Tahapan/ prosedur Membuat surat lamaran dalam bahasa Inggris dengan lampiran: daftar riwayat hidup, ijazah terakhir, surat pengalaman kerja, fotocopy KTP, surat persetujuan orang tua (bagi yang belum menikah), surat persetujuan istri (bagi yg sudah menikah), pas foto ukuran 4 x 6 cm (4 lembar)
Wawancara
Penandatanganan kontrak kerja
Mengurus paspor, buku pelaut, general medical check up, visa.
Mengikuti kursus SOLAS (Safety Of Life At Sea) atau BST (Basic Safety Training)
Menunggu tanggal keberangkatan
You are the visitor number
 For further information, please contact me with this below e-mail address
Favorite link to: www.jkmhal.com
|
 |
Sunday, October 07, 2012
DILEMA: KISAH 2 DUNIA DARI KAPAL PESIAR
Buku
ini akan banyak mengupas kehidupan pekerja di kapal pesiar. Bagian pertama tentang dilema pekerja muslim di kapal
pesiar, yang menyangkut benturan keyakinan sebagai seorang muslim dengan
problema sehari-hari yang bisa menggoyahkan keimanan.
Bagian
kedua menampilkan dilema dari orang-orang yang sering ditinggalkan di rumah, istri,
anak atau kekasih. Bagaimana mereka
sanggup melewatkan hari-hari penantian nan panjang? Bolehkah sang suami terus
bekerja di kapal pesiar atau berhenti saja?
Bagian
ketiga membahas soal dilema budaya barat dan timur. Di sini seseorang dituntut
untuk menentukan sikap untuk memihak, mengikuti, menolak, atau memadukan
keduanya.
Buku
ini tidak memberi jawaban, tapi hanya menggambarkan keadaan yang nyata di kapal
pesiar. Barangkali pembaca buku ini bisa menawarkan sebuah diskusi untuk jalan
keluar terbaik dari dilema yang membingungkan.
Posted at 07:29 am by mashar67
Baca komentar
Wednesday, February 08, 2012

Saya masih percaya bahwa keyakinan yang kuat itu sebentuk dengan doa dan mimpi. Maka sisanya hanya persoalan waktu dan wujud akhir dari mimpi itu.
Minggu sore, 5 Februari 2012, ketika nonton tayangan Kick Andy di Metro TV, tiba-tiba saya punya keyakinan kuat bahwa suatu ketika, entah kapan, saya akan bisa masuk di acara itu.
Tak perlu waktu lama, esok pagi, 6 Februari 2012, ada orang dari Tim Kick Andy yang meghubungi saya untuk memesan buku “Mabuk Dolar di Kapal Pesiar” dalam jumlah banyak. Dan itu sekaligus menjawab keyakinan saya sebelumnya.
Terima kasih untuk Bang Andy F Noya yang telah memberi kesempatan pada buku kecil ini. Semoga menginspirasi banyak orang.
Posted at 02:54 pm by mashar67
Baca komentar
Thursday, October 06, 2011
Sekuel Mabuk Dolar di Kapal Pesiar
halo kawan-kawan pelaut,
Kini telah terbit sekuel atau kelanjutan buku "Mabuk Dolar di Kapal Pesiar," yang berjudul "Illegal Alien: Kisah Petualangan Imigran Gelap di Amerika Serikat."
Buku sekuel kedua ini mengisahkan perjuangan seorang imigran gelap bernama Surya, untuk berjaya di AS. Dia memulai misi penyusupan sebagai imigran gelap dengan cara jump ship dari kapal pesiar.
Buku ini bukan mengajarkan contoh buruk atau kriminal, tapi tengokklah semangat anak muda Indonesia untuk mengadu nasib, menyebrang samudra ribuan kilometer dari tanah airnya, bekerja keras, berkelit licin bagai belut di AS.
Bagaimana liku-liku Surya untuk mendapatkan proof of resident, ID Card, driving license, bahkan mendapat bewasiswa untuk menempuh master di negara yang seharusnya mendeportasinya? Bagiamana pula liku-liku perjuangan seorang Surya yang berangkat sebagai illegal alien, tapi kemudian berhasil mendatangkan kawan-kawannya dari Indonesia untuk bekerja secara legal dan bermartabat?
Lihat sinopsisnya di http://www.trilogikapalpesiar.wordpress.com
Posted at 05:51 pm by mashar67
Baca komentar
Thursday, August 11, 2011
Dilema pekerja muslim di kapal pesiar
Hampir ada sekitar separuhnya pekerja di kapal pesiar adalah warga Indonesia. Mereka menempati bidang pekerjaan seperti dinining room, bartending, housekeeping, engine. Dari total keseluruhan pekerja Indonesia itu, ada sekitar separuhnya lagi adalah kaum muslim.
Nah, ada dilema tersendiri ketika seorang muslim harus bekerja di kapal pesiar yang sarat dengan berbagai godaan duniawi: judi, perempuan, minuman keras, dan berbagai makanan haram lainnya. Kalau soal main judi dan main perempuan itu kan tergantung iman masing-masing pelakunya. Tergantung kepada seberapa kuat iman seseorang untuk melangkah ke jurang maksiat itu atau tidak. Tapi dilema para pekerja muslim adalah ketika pekerjaan menuntut mereka untuk berhubungan dengan segala sesuatu yang masuk dalam kategori haram itu! Dilema itu sangat besar meghadang bagi mereka yang bekerja sebagai bartender yang hampir septiap hari bersentuhan dengan minuman yang sudah pasti mengandung alkohol. Sudah sangat jelas dan terang benderang bahwa alkohol itu haram. Khamr itu haram, saudara-saudara! Maka definisi haram di sini tidak hanya ketika seseorang meminum minuman beralkohol itu, tapi juga menyangkut ketika sesorang memegang atau apalagi memperdagangkan barang haram itu.
Banyak teman-teman sesama muslim yang bingung dan ragu menyikapi dilema ini. Apakah pekerjaan sebagai bartender itu pantas diteruskan atau tidak? Pada kenyataanya mereka sangat membutuhkan pekerjaan itu. Jika mereka meninggalkan bidang pekerjaan itu, sama halnya mereka memporak-porandakan perekonomian keluarga. Bagaimana nasib anak-anak yang menunggu kiriman uang untuk biaya sekolah mereka, biaya berobat ketika sakit, atau bahkan biaya untuk naik haji bagi kedua orang tua mereka?
Pertanyaan ini memang dilematis. Saya sendiri bukanlah ahli agama, yang berkompeten untuk memberikan jawaban. Saya sendiri juga mengalami kesulitan untuk menjawab ketika saya juga bersentuhan dengan makanan haram ketika bekerja di kapal pesiar sebagai waiter. Di sana banyak tersedia menu yang berbahan dasar babi, seperti ham atau baccon. Kedua makanan ini jelas berbahan dasar babi. Belum ditambah lagi berbagai masakan lain yang menggunakan minyak babi sebagai seasoning-nya.
Dosakah saya? Dosakah mereka?
Dilema ini juga dialami oleh saudara-saudara muslim yang ada di Amerika Serikat, atau di manapun mereka berada yang terpakasa menjual bir, tiket lotere, dan daging babi tadi. Padahal mereka tahu bahwa memperdagangkan barang haram, hukumnya tetap saja haram. Tapi mereka butuh hidup, terutama di negara-negara non muslim yang memang kebutuhan sehari-harinya adalah barang-barang seperti itu.
Seorang Imam di Amerika Serikat hanya bisa mengatakan, bahwa tugas dia sebagai pemuka agama sudah cukup ketika dia sudah memperingatkan mereka dalam setiap kutbah-kutbahnya. Dia tidak punya kuasa untuk melarang atau menghukum mereka di dunia. Perdagangan itu bebas adanya. Hukum pasar berlaku. Para pedagang yang aslinya berasal dari Bangladesh, Pakistan, Mesir, atau negara-negara muslim lainnya, harus berkompetisi dengan pedagang lain di sana. Jika tidak meraka akan tergilas dan mati kelaparan di rantau. Padahal tujuan utama mereka berimigrasi adalah untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Imam besar dari Amerika itu hanya bisa mengatakan bahwa hari pembalasan itu akan terjadi ketika di akherat nanti, bukan di dunia ini.
Saya sendiri, sebagai salah satu pelaku, orang yang pernah bekerja di kapal pesiar dan pernah berhubungan dengan berbagai makanan yang berbahan dasar babi hanya bisa berdoa, semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa saya. Saya juga berdoa, kiranya Tuhan juga mengampuni dosa teman-teman saya yang dengan terpaksa tidak bisa menghindar karena itu semata-mata tuntutan pekerjaan. Saya menghakhiri doa saya agar saya juga diberi jalan untuk bisa bekerja di tempat lain, dengan cara yang halal dan berguna bagi umat manusia.
Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, toh hidup itu adalah sebuah pilihan, “life is a matter of choice.” Saya juga jadi teringat kata-kata kapten kapal yang sering mengultimatum para kru kapal kalau sudah mulai ogah-ogahan bekerja di kapal pesiar, dengan mengatakan, “Just follow the rule. You Take it or leave it!” Ya, siapa juga yang memaksa untuk bekerja di kapal pesiar? You like it, take it. You don’t like it, leave it! Gitu aja kok repot! (Mohon maaf Gus Dur, saya pinjam kata-kata sampean untuk menghakiri dilema ini).
Sumber berita: http://sosbud.kompasiana.com/2011/08/10/dilema-pekerja-muslim-di-kapal-pesiar/
Posted at 01:03 am by mashar67
Baca komentar
Wednesday, June 22, 2011
Hari ini, ada presentasi seru dari sekumpulan orang yang memiliki jiwa petualangan.
Pecha Kucha Pecha Kucha adalah forum networking beragam orang dan latarbelakang yang bertujuan memberikan inspirasi, dalam penyelenggaraan bersama dengan CouchSurfing Indonesia mengambil tema "Around the World in 80 Minutes", secara khusus menampilkan para anggota CouchSurfing Indonesia yang memiliki pengalaman bepergian ke ...tujuan dalam dan luar negeri dengan berbagai macam cara. Masing-masing pembicara akan menyampaikan presentasi mereka dalam format 20X20, yaitu 20 slide presentasi dimana masing-masing dipresentasikan dalam waktu 20 detik.
Tujuan utama dari acara Pecha Kucha adalah menyatukan orang-orang dari latarbelakang industri yang berbeda untuk saling memberikan INSPIRASI melalui cerita, ide, dan pengalaman mereka masing-masing.
Pecha Kucha X CouchSurfing akan diselenggarakan pada: Hari dan Tanggal: Kamis, 23 Juni 2011 Waktu:18.30 WIB – 21.30 WIB Tempat:Restoran Es Teler 77 Jl. Adityawarman No. 61, Jakarta Selatan
Susunan Pembicara ; 01. Harry P. *Motor Bike Tour sampai Nusa Tenggara 02. Monica Muliadinata*Wakatobi 03. Michael H.*Travel Photography 04. Dody Cahyadi *Sumatra 05. Fidi Safitri * Road to India & China 06. Asanti Astari *Skandinavia 07. Nancy Margaretha *CouchSurfing Indonesia Festive 2011 08. Agung S. Karim *CouchSurfing Malang 09. Ika Wulandari *Ke Korea & Jepang 10. Fajar T. Wahyudi *Indahnya Derawan 11. Fajar Rizaldin *Keliling Eropa Barat 12. Elok Dyah M. *Backpacking ke Australia 13. Hartono Rakiman *Travelling dengan Kapal Pesiar 14. Femmy Adidia*CouchSurfing Kalimantan
Terbuka untuk Umum, Gratis! Datang dan buka Silaturahmi kita :)
CouchSurfing merupakan jaringan silaturahmi komunitas Traveller di seluruh dunia, dengan anggota di berbagai kota di Indonesia. Acara Presentasi Pecha Kucha akan menjadi acara pembuka dari seluruh rangkaian panjang Silaturahmi Nasional satu tahun sekali para CouchSurfer Indonesia yang kali ini diadakan selama 11 (sebelas) hari dengan di jamu oleh dua kota sebagai tuan rumah; CouchSurfing Jakarta dan CouchSurfing Bandung.
Informasi tentang CouchSurfing Indonesia Festive 2011 juga bisa didapat dari: http://www.facebook.com/CouchSurfingIndonesia. www.couchsurfing.org Facebook: CouchSurfing Indonesia Twiiter: @couchsurfingid. email: CSIF2011@yahoo.com
Khusus Program ini undangannya dapat dilihat sebagai berikut: http://www.couchsurfing.org/meetings.html?mid=119727
Posted at 03:34 pm by mashar67
Baca komentar
Friday, May 13, 2011
Mabuk Dolar di Kapal Pesiar ada di Majalah Tempo
Adalah suatu kebahagiaan, manakala keberadaan para pelaut mendapat perhatian media. Itu berarti bahwa jerih payah kita melaut, mencari penghidupan buat keluarga perlu diketahui oleh masyarakat.
Kabar miring yang mengatakan bahwa para pelaut itu suka main perempuan, bisa ya bisa tidak. Toh, untuk main perempuan tidak harus jauh-jauh ke laut, di darat, kalau ada kesempatan akan mudah juga.
Untuk berita soal Pelancong yang awak kapal, bisa click di MAJALAH TEMPO.
Posted at 12:17 am by mashar67
Baca komentar
Monday, March 21, 2011
Bagi anda yang berjiwa petualangan, jangan lewatkan untuk membaca kisah-kisah yang terangkum dalam buku "Mabuk Dolar di Kapal Pesiar" ini.
Ini adalah kisah nyata yang ditulis oleh awak kapal pesiar yang mengalami langsng persistiwa demi peristiwa yang ada di atas kapal pesiar. Ada jalan-jalan keliling dunia gratis, ada perseteruan, ada persekongkolan, kegiatan yang nyerempet-nyerempet bahaya.
Bagi yang ingin bekerja di kapal pesiar, buku ini dapat digunakan untuk persiapan mentalk sebelum benar-benar terjun di sana. bagi yang sukses bekerja, uang dolar jelas melimpah, yang berasal dari gaji pokok, tips para tamu, dll.
Temukan sinopsisnya di http://www.bukukapalpesiar.wordpress.com
Posted at 06:27 am by mashar67
Baca komentar
Monday, October 18, 2010
Quote of the day October 19, 2010
Dari Bali, kapal meneruskan pelayaran ke Australia, singgah di Darwin yang terkenal panas. Darwin memang memiliki topografi bergurun dan konon masih banyak berkeliaran buaya-buaya yang ganas. Dari Darwin kapal mulai menempuh perjalanan nan panjang menyusuri lautan pacific nan teduh. Singgah di bebarapa pulau eksotik yang terbentang sepanjang lautan teduh, mulai dari Vanuatu, Sufa-Fiji, American-Samoa, hingga Hawaii. Kata pacific sendiri secara harfiah memang berarti teduh. Kata ini sempat terkenal saat penyanyi Hoegeng memopulerkan acara ”Hawaian song” atau ”Irama Lautan Teduh” di TVRI. Beberapa tahun kemudian acara itu dilarang oleh pemerintah orde baru.
Bukan karena irama lautan teduhnya, tapi karena sang penggagas acara, Hoegeng, adalah lawan politik Soeharto. Dia masuk dalam kelompok petisi 50, satu angkatan dengan Ali Sadikin.
Baca selengkapnya di http://www.bukukapalpesiar.wordpress.com
Posted at 04:50 pm by mashar67
Baca komentar
Friday, October 08, 2010
Lowowngan di kapal pesiar HAL
Hallo semuanya. Hari ini saya baru saja mendapat informasi ada lowongan kerja di kapal pesiar Holland America Lines.
Untuk informasi lengkap click alamat ini:
MABUK DOLAR DI KAPAL PESIAR
Buruan!!!!

Posted at 08:09 pm by mashar67
Baca komentar
Friday, July 16, 2010
KISAH-KISAH PARA PEMBURU DOLAR
Posted at 07:36 am by mashar67
Baca komentar
|